Aku bangga Aku Anak Indonesia


Assalamualaikum wr.wb

Sahabat-sahabat ini ada ajakan menulis dari salah seorang sahabat saya yang menjadi Pengajar Muda di Indonesia Mengajar, namanya Ayu kartika Dewi, ajakannya kurang lebih seperti ini :

I initiated a blog & e-book called ‘Aku Bangga Aku Anak Indonesia’. Its a compilation from many Indonesian who wants to write why they’re proud being an Indonesian. Basically the idea was started when I felt very depressed reading news about Indonesia – its all bad things you can hear. So this blog & e-book aims to bring back the pride of being Indonesian, by getting thoughts from many Indonesians around the world. So far we have ~30 writings from writers from Padang to Africa, Medan to UK, Surabaya to US, Jakarta to Australia. You can check the blog at akubangga.wordpress.com. With this email, I would like to invite you both to write and share your thoughts on why you’re proud being an Indonesian.

AKU ANAK INDONESIA: Sebuah Pengantar

Ayu Kartika Dewi

(Penyelam, editor ‘Aku Bangga Aku Anak Indonesia’)

Aku bingung, dan aku resah.

Aku ‐sebagai anak Indonesia‐ bingung mengapa aku selalu merasa sesak setiap

membuka berita tentang negeri.

Dan aku resah, karena aku ‐sebagai orang muda‐ merasa belum melakukan

sesuatu yang berarti untuk negeri yang sudah menaungi hidupku dan hidup

orang‐orang yang aku cintai.

Tapi aku percaya bahwa kebingungan adalah awal dari pencerahan, dan

bahwa keresahan adalah awal dari perubahan. Maka aku bersyukur karena

aku masih bisa bingung dan masih bisa resah.

Walaupun begitu, bingung saja, ataupun resah saja, takkan berarti apa‐apa.

Karena sikap adalah cerminan nurani, maka, baiklah, aku bersikap. Maka,

baiklah, aku menulis dan mengajak teman‐teman untuk ikut menulis, karena

aku tahu bahwa masih banyak yang peduli pada republik ini. Dan karena

tulisan adalah perjuangan, perjalanan, dan perenungan. Dan – seperti kata

Pram dalam Bumi Manusia‐nya: menulislah, maka suaramu takkan padam

ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari.

Rumput keapatian dan kebencian sangatlah mudah tumbuh meliar, tapi

pohon‐pohon kebanggaan harus ditanam, dipupuk, dan dipelihara. Maka di

‘Aku Bangga Aku Anak Indonesia’ ini telah ditanam 65 bibit kebanggaan.

Semoga berbuah, dan tak lama lagi akan ada 65,000, atau bahkan 65,000,000

pohon kebanggaan.

Untuk bangsa, untuk negeri, untuk Indonesia.

Singapore, awal Juni 2010

Yah mungkin bisa dicoba ya, semoga ini menjadi salah satu cara untuk kita bisa menanamkan virus optimisme dan berfikir positif terhadap bangsa kita, dan mudah-mudahan dapat menginspirasi siapapun yang membacanya.

Terima kasih.

Ridwan Wijaya / T.Industri 2005
Pengajar Muda Indonesia Mengajar
Phone   :  +62821 48 730 630 / +61815 73 197111
Mail       : ridwan.wijaya @pengajarmuda.org
ridwan.wijaya.st@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: