UNDANGAN KAJIAN DENGAN MASSA KAMPUS MENYAMBUT 2 TAHUN KINERJA SBY-BOEDINONO


Untuk 20 oktober 2011

Menjelang tanggal 20 Oktober 2011 sebagai hari evaluasi dua tahun pemerintahan SBY – Boediono dan tujuh tahun pemerintahan SBY, berbagai isu mengenai SBY mewacana di berbagai media. Isu yang paling hangat adalah wacana reshuffle kabinet yang rencananya akan dilakukan sebelum 20 Oktober. Terlepas dari banyaknya isu lain yang terus menerus dihembuskan, entah untuk mengalihkan perhatian atau memang isu itu benar-benar penting, kita harus tetap menyoroti kinerja pemerintah menjelang 20 Oktober ini.

Sadar atau tidak sadar, isu reshuffle ini merupakan pengalihan isu secara halus. Bagaimana tidak, masyarakat seakan sibuk mencari-cari siapa menteri yang akan diganti oleh presiden dan diganti dengan siapa. Namun hal yang justru lebih penting tentang sejauh apa kinerja pemerintahan dalam mengelola negara ini tertutupi. Banyak isu mengatakan bahwa menteri ESDM, meneg BUMN, menteri perhubungan, dan lainnya akan diganti, namun tidak banyak yang menjelaskan sejauh mana perkembangan pemanfaatan energi kita, sejauh mana BUMN dapat menyerap banyak tenaga kerja atau sejauh mana perkembangan sarana dan prasarana transportasi mengatasi problem kemacetan. Justru, isu reshuffle ini bisa-bisa hanya menjadi peluang untuk “menata” kemabali berbagai kepentingan golongan tertentu.

Terlepas dari hal itu, dalam upaya evaluasi pemerintahan SBY, kita harus mengevaluasi dan membandingkan antara janji-janji politik ketika masa kampanye, dan realisasi yang ada di lapangan. Sehingga dengan itu, kita dapat mengevaluasi secara komprehensif dan lengkap, agar tuntutan yang ada benar-benar konstruktif untuk perbaikan kinerja pemerintahan, bukan untuk hal-hal yang berbau politis. Dalam janji kampanye SBY – Boediono yang berjudul “Membangun Indonesia yang Sejahtera, Demokratis, dan Berkeadilan: Visi, Misi, dan Program Aksi” dijelaskan bahwa SBY dalam kebijakannya memiliki visi dan misi sebagai berikut:
visi sby boediono2009-2014 adalah terwujudnya indonesia yang mandiri, maju, adil, dan makmur [sesuai rencana pembangunan
jangka panjang nasional 2005-2025 yang tercantum dalam undang-undang nomor
17/2007].
misi sby boediono 2009-2014: mewujudkan indonesia yang lebih sejahtera, aman dan damai dan meletakkan fondasi yang lebih kuat bagi indonesia yang adil dan demokratis.
Usaha-usaha Perwujudan visi Indonesia 2014 akan dijabarkan dalam misi pemerintah tahun 2009-2010 sebagai berikut.

  1. Melanjutkan Pembangunan Menuju Indonesia yang Sejahtera
  2. Memperkuat Pilar-Pilar Demokrasi
  3. Memperkuat Dimensi Keadilan di Semua Bidang

Pasangan SBY-Boediono juga telah merancang 5 Strategi Pokok sebagai berikut:

  1. Melanjutkan Pembangunan Ekonomi Indonesia untuk mencapai Kesejahteraan bagi seluruh Rakyat Indonesia.
  2. Melanjutkan upaya menciptakan Good Government dan Good Corporate Governance.
  3. Demokratisasi Pembangunan dengan memberikan ruang yang cukup untuk partisipasi dan kreativitas segenap komponen Bangsa.
  4. Melanjutkan penegakan hukum tanpa pandang bulu dan memberantas korupsi.
  5. Belajar dari pengalaman yang lalu dan dari negara-negara lain, maka Pembangunan Masyarakat Indonesia adalah pembangunan yang inklusif bagi segenap komponen bangsa.

Untuk melaksanakan hal-hal tersebut diatas, maka telah dirancang 13 Pokok-pokok Program Kerja sebagai berikut:
(1) Program aksi bidang pendidikan;
(2) Program aksi bidang kesehatan;
(3) Program aksi penanggulangan kemiskinan;
(4) Program aksi Penciptaan Lapangan Kerja;
(5) Program aksi pembangunan infrastruktur dasar;
(6) Program aksi ketahanan pangan;
(7) Program aksi ketahanan dan kemandirian energi;
(8) Program aksi perbaikan dan pelaksanaan tata kelola pemerintahan yang baik;
(9) Program aksi penegakan pilar demokrasi;
(10) Program aksi penegakan hukum dan Pemberantasan Korupsi;
(11) Program aksi pembangunan yang inklusif dan berkeadilan;
(12) Program aksi bidang lingkungan hidup;
(13) Program aksi pengembangan kebudayan

Melihat urgensi respon mahasiswa Indonesia sebagai pelaku kontrol sosial terhadap pemerintah, evaluasi dari kita terhadap kinerja SBY-Boediono adalah salah satu bentuk pengkritisan sekaligus pengawalan agar Bapak-bapak kita yang memimpin di atas sana bisa kembali berjalan sesuai koridor kepercayaan rakyat.

Oleh karena itu, Kementrian Sosial Politik KMITB 2011/2012 mengajak seluruh massa kampus untuk berpartisipasi menorehkan dan menyumbangkan ide-idenya untuk bersama-sama mengkaji tentang evaluasi kinerja SBY-Boediono. Kajian dengan massa kampus akan diadakan pada:
Hari Senin, 10 Oktober 2012
pkl. 19.00-21.00
Di Sekre KM, CC Barat lt.2

Untuk Tuhan, Bangsa, dan Almamater
Kementrian Sosial Politik KM ITB 2011/2012

__

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: